Pages

Ads 468x60px

Today's Quote

"Enjoy the little things in life, for one day you may look back and realize they were the big things"

Tuesday, November 29, 2016

Gampang Menulis Artikel Bersama @Joeragan Artikel

Saat membaca kata per kata judul di atas, adakah yang seperti saya? Sempat beranggapan betapa repot dan mustahil seorang ibu dengan dua balita dan segudang pekerjaan domestik lainnya masih memikirkan tentang menulis artikel. Jangankan artikel, untuk menulis kalimat status di jejaring sosial saja terkadang sudah sangat jarang dilakukan. Jadi benarkah judul di atas? Gampang Menulis Artikel.
Ya, judul di atas memang benar adanya bunda. Tidak percaya? Baiklah mari saya ceritakan. @Joeragan Artikel  adalah sebuah agensi yang diasuh oleh Ummi Aleeya, seorang ibu luar biasa yang mengelola online shop, TK, PG hingga daycare namun tetap menyisihkan waktunya untuk berbagi ilmu pada para peserta training menulis artikel di @Joeragan Artikel. @Joeragan Artikel yang bekerja sama dengan IndScript Training Centre ini fokus pada training menulis online untuk peningkatan kemampuan menulis para peserta nya hingga mampu menghasilkan artikel yang “bergizi” bagi para pembacanya. Para peserta akan dibimbing untuk memulai menulis artikel, lalu membagikannya di blog atau jejaring sosial yang dimiliki. 

Langkah-langkah menulis artikel akan dijelaskan dengan sederhana, sehingga membuat peserta gampang memahaminnya. Bagaimana jika belum juga paham? Tenang saja, pertanyaan dari peserta akan selalu dijawab dengan sabar. sehingga saya yang tadinya beranggapan akan repotnya menulis artikel mulai percaya bahwa menulis artikel itu bisa menjadi gampang. Saya yang tadinya sering menyimpan sendiri ide-ide yang berseliweran di kepala kini mulai menuangkan ide-ide tersebut menjadi sebuah artikel. Tak hanya sekedar artikel, tapi artikel yang benar-benar bermanfaat untuk pembacanya. 

Apa lagi yang ditawarkan oleh @joeragan artikel kepada para peserta selain training menulis seperti yang telah saya sebutkan di atas? Tentu saja tak cuma materi training yang renyah dan gampang dicerna, peserta juga diberikan kesempatan untuk magang menulis artikel pesanan. Selanjutnya lulusan dari training menulis ini akan direkrut menjadi tim penulis inti di emakpintar.asia. Masih belum cukup, peserta juga akan mendapat pembinaan lanjutan agar dapat meningkatkan kapasitas diri sebagai penulis dan menapaki jenjang karir kepenulisan berikutnya. Jadi, judul di atas benar sekali bukan? Gampang menulis artikel bersama @Joeragan Artikel.

Monday, November 28, 2016

Gadis Kecilku, Gadget, dan Lilin Madu

“Ma, boleh pinjam hp mama?,” Seperti itu kira-kira pertanyaan gadis kecil empat tahunku beberapa hari yang lalu. “Boleh, tapi untuk apa?,” tanyaku. “Mau BBM Alya, mau e-tem-e,”  jawabnya. E – tem e yang dimaksud adalah sms.

Mau sms, Whatt?? Batinku dalam hati. BBM? Sms?  Gumamku sambil dengan kening yang berkerut keheranan. Kulanjutkan obrolan dengannya, mulai dari pertanyaan,” Emang bisa? Mau BBM dan sms apa?,” Dan pertanyaan lain yang aku sendiri sudah tidak ingat lagi. Hari itu sukses dilalui dengan si empat tahun ber whatsapp ria dengan temannya (ternyata yang dia maksud bbm adalah whatsapp). Jangan ditanya seperti apa isi pesannya, karena hampir semua emot yang ada dia kirim untuk sahabatnya itu, pun sahabatnya kemudian membalas dengan voice call atau pesan suara. Entah bagaimana caranya tapi pesan suara itu terkirim ke ponselku. Ah betapa canggihnya anak sekarang.

Besoknya... “Ma, boleh pinjam lagi hp mama?,”pintanya. “Lagi??” ujarku hati. “Kemarin kan sudah,” aku berusaha menjelaskan.“Iya, tapi mau telepon Alya, ma!” ternyata anakku juga ingin mecoba mengirim pesan suara seperti yang dilakukan Alya kemarin, jadilah aku memegang ponsel sambil menungguinya berbicara pada sahabatnya. Kenapa aku yang pegang? Karena dia belum mahir menggunakan fitur pesan suara itu, alhamdulillah hehe.
Tadinya kupikir urusan whatsapp-an anakku dan sahabatnya sudah selesai, tepi ternyata hal itu berlanjut. Alarm dikepala mulai menyala boleh kah begini? Bukan perkara ia berkirim pesan, tapi kejadian lanjutan dari berkirim pesan itu adalah ia mulai minta diperbolehkan nonton video, tidak cukup satu tapi beberapa video sekaligus. Jika tidak diperbolehkan akan memakan waktu yang cukup lama untuk berdiskusi dengannya. Akupun mulai mencari strategi,  kuberikan penjelasan bahwa nanti ponsel akan habis baterainya, mata akan lelah jika kelamaan melihat layar ponsel. Hingga alasan bahwa aku sedang mengirim pesan (tapi alasan ini ga bohong lho ya) lalu ponsel kembali jatuh ke tanganku. Tapi kejadian seperti diatas terulang lagi besoknya. Sambil berjalan ke dapur untuk mencari alasan yang lain agar ia tidak terlalu sering berinteraksi dengan gadget, tak sengaja teringat sisa pewarna makanan dan tepung gandum yang ada. Pagi itu anakku sukses melupakan gadget, karena terlalu asyik bermain lilin madu homemade kami.  Sambil kuajak mengobrol tentang aturan yang harus ia ikuti jika ingin meminjam ponsel ku untuk menelepon sahabatnya lagi.

Ah, ternyata sederhana ya... cukup meluangkan waktu dengannya, lalu memanfaatkan apa yang ada di rumah bisa membuat gadis kecil empat tahunku setidaknya lupa dengan gadget yang sedikit demi sedikit mulai digandrunginya itu.
Bagaimana dengan Bunda? Semoga bisa meluangkan waktu bersama Ananda tercinta ya. Memberikan mereka aktivitas bermakna, sehingga terhindar dari kecanduan gadget.Aamiin.
 

Athiyyah Today

CafeMom Tickers

Sample Text

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sample Text

"Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya."
(Q.S Al Anfaal : 25)
 
Blogger Templates