Pages

Ads 468x60px

Featured Posts

Belajar Menghargai Diri (Karya) Sendiri..

Si crafter hebat karena pandai menghargai diri sendiri, terutama menghargai proses kreatifitasnya, pembeli juga hebat karena bisa menghargai produk tersebut sebagai satu karya yang pastinya berbeda dengan produk keluaran pabrik, yang semakin banyak jumlah produksinya semakin murah harga nya...

Safety Standards for Felt Crafter

jangan lupakan para Crafter, yang sebagian orang mungkin memandang remeh pekerjaan satu ini. Padahal tingkat resiko yang harus dihadapi para crafter juga...

Felt Tissue Bo Cover (Edisi Kotak Tisu Flanel)

Well, kaya nya doraemon lagi laris manis bulan ini...

Bantal Karakter Dari Kain Flanel

Daann... ini dia bantal karakter Angry Bird dan Hello Kitty dari kain flanel ala neng yoshida....

Touch Down June

Mereview enam bulan terakhir... ternyata diriku lebih banyak berkutat dengan pita satin dibandingkan flanel.

Today's Quote

"Enjoy the little things in life, for one day you may look back and realize they were the big things"

Thursday, September 28, 2017

Bronkus Ketan Gluten Free, No Food Additives

Bismillah
Biasanya kalau bikin brownies selalu pakai tepung beras, dan anak-anak sama suami juga suka banget. Tapi kali ini nyobain pakai tepung beras ketan dulu karena ternyata si bapak ojol (ceritanya pake jasa ojek online) salah beli. Jadi ya udah pakai yang ada aja lah ya. Kasihan juga si bapak yang sampe dua kali bolak-balik rumah saya karena saya salah pas ngisi aplikasinya, hiks maafkan ya pak.

Awalnya rada deg-degan bakal bantet karena belum pernah pake tepung beras ketan. Takut salah takarannya. Tapi pas udah jadi ternyata sama lembutnya sama brownies yang biasa saya bikin pake tepung beras.

Alhamdulillah anak-anak juga suka. Dan seperti biasa emaknya ini yang selalu mati gaya kalo disuruh motret makanan masih semangat dan penasaran buat motret si brownies ini.
Cekrek jadi deh fotonya. Upload ke instagram buat nanya doang sama teman-teman di instagram fotonya dah berhasil belum? Haduh dasar emak-emak ya...

Eh ternyata ada yang nanya resep, padahal ini aslinya resep coba-coba. Kalau resep aslinya bisa lihat di blog nya ummu fatimah, blog favorit saya buat nyari resep. Bedanya Cuma saya pake tepung beras ketan aja.



Bahan-bahan :

6 butir telur 
200 g gula pasir
200 ml minyak goreng (resep asli pake canola oil)
100 g tepung ketan
30 g maizena
120 gr dark cooking chocolate (DCC), potong kecil2
40 g cokelat bubuk
1 sdm minyak goreng untuk mengolesi loyang

Cara Mambuat :
  • Campur tepung ketan, maizena dan coklat bubuk, ayak. 
  •  Olesi loyang bundar diameter 22 cm dg minyak. Panaskan kukusan.
  • Lelehkan DCC dengan cara memanaskan minyak sebentar, matikan api, lalu masukkan DCC, aduk hingga DCC larut.
  • Kocok telur dan gula pasir dengan mikser kecepatan paling tinggi hingga adonan mengembang dan kental kira-kira 5-10 menit.
  • Kecilkan kecepatan mikser menjadi 1, masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit, aduk hingga rata sampai tidak ada tepung yg menggumpal di dasar. 
  • Masukkan campuran DCC dan minyak, aduk kembali hingga rata. Matikan mikser.
  • Tuang adonan ke dalam loyang, kukus selama 30 menit atau hingga matang dengan api sedang cenderung kecil.


Note:  Pastikan air kukusan sudah mendidih saat memasukkan loyang dan jangan lupa tutup kukusannya dilapisi kain supaya airnya tidak menetes ke brownies.

Tuesday, November 29, 2016

Gampang Menulis Artikel Bersama @Joeragan Artikel

Saat membaca kata per kata judul di atas, adakah yang seperti saya? Sempat beranggapan betapa repot dan mustahil seorang ibu dengan dua balita dan segudang pekerjaan domestik lainnya masih memikirkan tentang menulis artikel. Jangankan artikel, untuk menulis kalimat status di jejaring sosial saja terkadang sudah sangat jarang dilakukan. Jadi benarkah judul di atas? Gampang Menulis Artikel.
Ya, judul di atas memang benar adanya bunda. Tidak percaya? Baiklah mari saya ceritakan. @Joeragan Artikel  adalah sebuah agensi yang diasuh oleh Ummi Aleeya, seorang ibu luar biasa yang mengelola online shop, TK, PG hingga daycare namun tetap menyisihkan waktunya untuk berbagi ilmu pada para peserta training menulis artikel di @Joeragan Artikel. @Joeragan Artikel yang bekerja sama dengan IndScript Training Centre ini fokus pada training menulis online untuk peningkatan kemampuan menulis para peserta nya hingga mampu menghasilkan artikel yang “bergizi” bagi para pembacanya. Para peserta akan dibimbing untuk memulai menulis artikel, lalu membagikannya di blog atau jejaring sosial yang dimiliki. 

Langkah-langkah menulis artikel akan dijelaskan dengan sederhana, sehingga membuat peserta gampang memahaminnya. Bagaimana jika belum juga paham? Tenang saja, pertanyaan dari peserta akan selalu dijawab dengan sabar. sehingga saya yang tadinya beranggapan akan repotnya menulis artikel mulai percaya bahwa menulis artikel itu bisa menjadi gampang. Saya yang tadinya sering menyimpan sendiri ide-ide yang berseliweran di kepala kini mulai menuangkan ide-ide tersebut menjadi sebuah artikel. Tak hanya sekedar artikel, tapi artikel yang benar-benar bermanfaat untuk pembacanya. 

Apa lagi yang ditawarkan oleh @joeragan artikel kepada para peserta selain training menulis seperti yang telah saya sebutkan di atas? Tentu saja tak cuma materi training yang renyah dan gampang dicerna, peserta juga diberikan kesempatan untuk magang menulis artikel pesanan. Selanjutnya lulusan dari training menulis ini akan direkrut menjadi tim penulis inti di emakpintar.asia. Masih belum cukup, peserta juga akan mendapat pembinaan lanjutan agar dapat meningkatkan kapasitas diri sebagai penulis dan menapaki jenjang karir kepenulisan berikutnya. Jadi, judul di atas benar sekali bukan? Gampang menulis artikel bersama @Joeragan Artikel.

Monday, November 28, 2016

Gadis Kecilku, Gadget, dan Lilin Madu

“Ma, boleh pinjam hp mama?,” Seperti itu kira-kira pertanyaan gadis kecil empat tahunku beberapa hari yang lalu. “Boleh, tapi untuk apa?,” tanyaku. “Mau BBM Alya, mau e-tem-e,”  jawabnya. E – tem e yang dimaksud adalah sms.

Mau sms, Whatt?? Batinku dalam hati. BBM? Sms?  Gumamku sambil dengan kening yang berkerut keheranan. Kulanjutkan obrolan dengannya, mulai dari pertanyaan,” Emang bisa? Mau BBM dan sms apa?,” Dan pertanyaan lain yang aku sendiri sudah tidak ingat lagi. Hari itu sukses dilalui dengan si empat tahun ber whatsapp ria dengan temannya (ternyata yang dia maksud bbm adalah whatsapp). Jangan ditanya seperti apa isi pesannya, karena hampir semua emot yang ada dia kirim untuk sahabatnya itu, pun sahabatnya kemudian membalas dengan voice call atau pesan suara. Entah bagaimana caranya tapi pesan suara itu terkirim ke ponselku. Ah betapa canggihnya anak sekarang.

Besoknya... “Ma, boleh pinjam lagi hp mama?,”pintanya. “Lagi??” ujarku hati. “Kemarin kan sudah,” aku berusaha menjelaskan.“Iya, tapi mau telepon Alya, ma!” ternyata anakku juga ingin mecoba mengirim pesan suara seperti yang dilakukan Alya kemarin, jadilah aku memegang ponsel sambil menungguinya berbicara pada sahabatnya. Kenapa aku yang pegang? Karena dia belum mahir menggunakan fitur pesan suara itu, alhamdulillah hehe.
Tadinya kupikir urusan whatsapp-an anakku dan sahabatnya sudah selesai, tepi ternyata hal itu berlanjut. Alarm dikepala mulai menyala boleh kah begini? Bukan perkara ia berkirim pesan, tapi kejadian lanjutan dari berkirim pesan itu adalah ia mulai minta diperbolehkan nonton video, tidak cukup satu tapi beberapa video sekaligus. Jika tidak diperbolehkan akan memakan waktu yang cukup lama untuk berdiskusi dengannya. Akupun mulai mencari strategi,  kuberikan penjelasan bahwa nanti ponsel akan habis baterainya, mata akan lelah jika kelamaan melihat layar ponsel. Hingga alasan bahwa aku sedang mengirim pesan (tapi alasan ini ga bohong lho ya) lalu ponsel kembali jatuh ke tanganku. Tapi kejadian seperti diatas terulang lagi besoknya. Sambil berjalan ke dapur untuk mencari alasan yang lain agar ia tidak terlalu sering berinteraksi dengan gadget, tak sengaja teringat sisa pewarna makanan dan tepung gandum yang ada. Pagi itu anakku sukses melupakan gadget, karena terlalu asyik bermain lilin madu homemade kami.  Sambil kuajak mengobrol tentang aturan yang harus ia ikuti jika ingin meminjam ponsel ku untuk menelepon sahabatnya lagi.

Ah, ternyata sederhana ya... cukup meluangkan waktu dengannya, lalu memanfaatkan apa yang ada di rumah bisa membuat gadis kecil empat tahunku setidaknya lupa dengan gadget yang sedikit demi sedikit mulai digandrunginya itu.
Bagaimana dengan Bunda? Semoga bisa meluangkan waktu bersama Ananda tercinta ya. Memberikan mereka aktivitas bermakna, sehingga terhindar dari kecanduan gadget.Aamiin.

Wednesday, July 20, 2016

BUNGA FLANEL ALA ROSHEEDA'S

FELT FLOWER

Bismillah...
Jadi ceritanya minggu lalu dapet orderan bikin buket bunga flanel dari salah seorang teman. Lalu mulailah ngeluarin kain flanel lagi (secara sekarang lebih sering main sama pita satin), gunting-gunting lagi.. dan karena biasanya bikin bunga mawar jadilah buket buket bunga mawar dengan aneka warna. 
Tapi buket nya masih kurang.. dan kalo pake bunga mawar lagi rasanya monoton banget yaaa...

Sooooo... setelah cari cari ide... kepikiranlah untuk bikin bunga matahari alias sunflower... 

Browsing dulu... nyari cara yang paling simple... biar orderannya cepet selesai...
Setelah ngubek ngubek tetep aja kurang sreg dengan tuto yang ada. Akhirnya ya sudah bikin bunga matahari nya ala Rosheeda'S aja...

Simak yuuk

FELT FLOWER TUTORIAL

FELT FLOWER TUTORIAL

FELT FLOWER TUTORIAL

FELT FLOWER TUTORIAL

FELT FLOWER TUTORIAL

FELT FLOWER TUTORIAL

Gimana? gampang kan ya membuat bunga ala ala Rosheeda'S...
Yuk dicoba!
Semoga bermanfaat !!

Thursday, April 28, 2016

(Masih) BELAJAR MOTRET

Bismillah...
Ga kerasa keluarga kecil kami bertambah angota baru sejak tiga bulan yang lalu. Semakin lengkap Alhamdulillah... semakin sibuk dengan kedatangan baby boy kami, dan berarti juga akan semakin jarang menyentuh blog kesayangan ini. fiuhhh....

Dan saya pun memilih mengisi waktu dengan ikut berbagai kelas online, memanage ulang kegiatan saya, belajar lagi dan lagi..

Tapii yang namanya ngecraft tentu saja ga bisa ditinggalin ya... disela sela kesibukan sama anak gadis dan adiknya kini, saya tetap berusaha nyuri waktu untuk ngecraft.

Kali ini manfaatin perca kain-bukan perca beneran ya- sewaktu bikin baju, jilbab dkk. Dibikin bros lotus cantik lho..
Apalagi ada yang motifnya bunga-bunga cantik... tambah cantik deh jadinya.

BROS HANDMADE
Bros Lotus 

BROS HANDMADE


Seperti yang saya ceritain di atas... saya ikut kelas online... salah satu kelasnya tentang fotografi, secara saya banyak mengandalkan foto untuk hasil craft saya.
Lalu cekrek cekrek pun dimulai... ^_^ dan seperti ini jadinya,,,

BROS HANDMADE

BROS HANDMADE

BROS HANDMADE

Hmm... sekian cerita hari ini.. Happy Crafting!!!

Tuesday, December 15, 2015

ORDERAN 2015 PART II

Bismillah...
dari kemaren mau upload gambar ga bisa... alhamdulillah hari ini bisa lagiii.. 
masih tentang orderan di tahun 2015 yang belum smpet di posting kesini... semoga setelah diposting jadi inspirasi buat yang baca untuk ikutan order ditahun 2016 nanti... aamiin hehe...

BROS HANDMADE
BROS DAGU
 Yang ini bros nya satu set... langsung untuk di dagu juga... 

BROS SATIN
BROS DAGU LAGII
 Bros dagu versi simple.. best seller kalo yang ini...

BROS SATIN
PINKY& GIRLY BROOCH
 Naaah kalo bantal flanel yang dibwah ini dibuat untuk stock di kios yang dulu sempet diceritain ...




ENDORSE MBA ADRIE


Eh ada temen yang bilang bros yang satu ini mirip siput.. sampe dikaitkan sama drama korea fated to love you (fffiuuuhh...)

HEADPIECE UNTUK AKAD NIKAH TEMEN

WHITE N PURPLE my favourite colour...


Alhamdulillah...
Sekian ya update dari Rosheeda'S hari ini...
Masih mau nyari foto-foto yang lainnya lagiii

Saturday, December 5, 2015

Orderan 2015 part 1

Bismillah...
Ga kerasa dah mendekati penghujung tahun...
Selama 2015 terhitung jarang banget ngeblog..
Sibuk entah dengan apa...
Mulai dari pindahan, orderan, sampe morning sickness d awal-awal kehamilan yang kedua ini.

Ga kerasa juga bulan depan in syaAllah dah mo melahirkan ...

Semoga selalu dimudahkan... aamiin

Anyway... pengen ah share beberapa orderan selama 2015 ini

Ini pas endorse mba adrie...

Klo yang ini pas mau ikut pangkalpinang fair




Segini aja dulu yaaaa
Yang lain in syaAllah nyusul...
Masih banyaaak :D
 

Athiyyah Today

CafeMom Tickers

Sample Text

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sample Text

"Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya."
(Q.S Al Anfaal : 25)
 
Blogger Templates