Kenalan sama Mastitis

by - 6:50:00 PM

Selama ini hanya membaca dan mendengar saja jika terkadang ada ibu menyusui yang tiba-tiba demam dengan alasan lalai menyusui anaknya, atau alasan-alasan lain yang berhubungan dengan masalah menyusui.

Saat itu kupikir kecil kemungkinan aku akan merasakannnya, karena aku Ibu Rumah Tangga murni sekarang, bagaimana bisa lalai menyusui jika aku berada di rumah seharian?
Namun hari sabtu lalu kami bersibuk ria dengan urusan pindahan, hingga aku lalai menyusui Athiyyah saat itu. Sebagai akibatnya akupun harus berkenalan dengan Mastitis (entahlah yang kualami kemarin sudah sampai tahap itu atau belum). Seluruh tubuh terasa tidak enak, pusing, demam, dan bermacam rasa lainnya yang melengkapi pengalamanku saat itu.
Sampai-sampai suamiku bercanda "kalo mastitis aja udah kaya gini sakitnya, gimana sama mba titisnya ya?"
lain lagi adikku yang langsung bertanya "emangnya mas titis itu siapa yuk?"
Haduh-haduh jadi pada error.

Awalnya kukira aku kena malaria, karena kami baru pindah rumah dan masih belum tahu bagaimana kondisi lingkungan yang baru ini. Sempat dag dig dug hingga memutuskan untuk cek darah, Alhamdulillah hasilnya negatif.
Sambil menahan pusing kupaksakan diri browsing internet. Dan setelah baca di bidanku baru deh ngerti dan sedikit lega.

Lalu setelah membaca Al Qur'an aku baru sadar Allah telah mengatur masalah asi ini di dalam Al qur'an.

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. " (Q.S Al Baqoroh:233)

Subhanallah... jika asi ekslusif yang digiatkan selama ini cukup sampai usia bayi enam bulan, Islam justru menganjurkan hingga dua tahun, dan anjuran itu telah datang empat belas abad yang lalu.

Sekarang jadi sangat bersemangat memberi asi untuk Athiyyah tersayang. :)

"Robbii habli minash sholihiin"
amiin...

You May Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar positifnya ya...

Today's Quote

"Enjoy the little things in life, for one day you may look back and realize they were the big things"