Game Level#2 Day 6: Strategi...
credit : pixabay.com |
Bismillah...
Hari keenam tantangan sepuluh hari game level 2 saya masih
terus berjuang melatih kemandirian pada anak-anak. A dengan tugas menyapu nya
setiap hari dan E dengan latihan memakai baju sendiri. Seringnya pola berulang
yang diperlihatkan oleh A dan E memaksa saya memikirkan cara lain agar proses
ini mereka kenang sebagai hal yang membahagiakan, tak cuma untuk mereka
namun juga untuk saya.
Melatih A konsisten menyelesaikan tugas menyapu rumah setiap
pagi menjadi tantangan tersendiri bagi saya beberapa hari ini. A yang
sebenarnya sangat bersemangat ingin membantu ketika saya belum membolehkannya
menyapu berubah menjadi tak antusias lagi saat justru seharusnya ia mulai rutin
melakukan hal yang satu ini. Ini karena saya masih memiliki Pe-er soal bersabar
melihat hasil A yang belum sesuai ekspektasi saya. Sesuatu yang wajar jika
mengingat bahwa A bahkan baru mulai melakukannya dengan rutin kurang dari satu
pekan. Dan saya memutuskan mengubah strategi saat mengajaknya menyapu. Jika biasanya
saya hanya berusaha melakukan komunikasi produktif saat meminta tolong padanya,
kali ini saya mengajaknya berpura-pura menjadi pejuang kebersihan yang harus
membersihkan pasukan kuman di lantai rumah kami. Dan ini lumayan berhasil,
alhamdulillah. A kembali bersemangat.
credit: pixabay.com |
Berikutnya melatih E untuk konsisten memakai bajunya
sendiri. Kali ini saya dan suami mencoba selalu mengulang-ulang kalimat “E
sekarang selalu memakai baju sendiri”, atau “E setiap selesai dari BAK, BAB dan mandi
langsung pakai ya bajunya” (ini kami ucapkan karena kadang E menunda memakai
bajunya). Kalimat ini kami selipkan disela-sela obrolan saat ia menceritakan
permainan yang sedang dilakukannya. Sepanjang
hari satu kalimat ini menjadi trending topik diantara saya, suami, dan E. Strategi
ini juga alhamdulillah berhasil. Setidaknya tak ada lagi drama kejar-kejaran
sebelum E memakai bajunya.
Satu hal lagi yang saya sadari di hari keenam ini adalah
bahwa saya masih minim strategi saat berusaha meyakinkan A maupun E untuk
melaksanakan tugas mereka. Sepertinya saya agak lupa dengan pepatah banyak
jalan menuju Roma.
0 komentar
Terimakasih sudah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar positifnya ya...